Skip to main content

Nerve Cells and Nerve Impulses


source: https://www.artstation.com/artwork/5zll1

Selayaknya manusia yang pada dasarnya tidak dapat hidup tanpa bantuan orang lain, sel dari sistem saraf pun seperti itu. Mereka akan menciptakan hal yang luar biasa ketika bersama, dan akan tidak berdaya jika hanya berdiri sendiri.

Terdapat dua macam sel dalam sistem saraf, yaitu neuron dan glia.

Neuron memiliki fungsi sebagai penerima informasi dan menyebarkan ke sel lainnya. Otak orang dewasa memiliki sekitar seratus miliar neuron (R. W. Williams & Herrup, 1988), namun angka pastinya tetap berbeda tiap-tiap individu.

Struktur Neuron

source: http://ilmuveteriner.com/bagian-bagian-dari-neuron/
Keistimewaan dari neuron adalah bentuknya yang sangat bervariasi dari satu neuron ke neuron lainnya. Berbeda dengan sel lainnya, neuron memiliki ekstensi cabang yang lebih panjang. Neuron yang lebih panjang memiliki dendrites, soma (cell body), axon, dan presynaptic terminals (axon terminals).

Neuron yang berukuran kecil tidak memiliki axon, dan beberapa tidak memiliki dendrit yang baik.

Neuron motorik adalah sel dalam sistem saraf yang mengendalikan tegangan atau relaksasi otot secara langsung maupun tidak.



source: https://www.vectorstock.com/royalty-free-vector/the-structure-of-the-sensory-neuron-infographics-vector-13590548







Neuron sensorik berhubungan dengan alat indera untuk menerima rangsangan, menghantar impuls saraf menuju otak atau sumsum tulang belakang.





source: https://www.ilmudasar.com/2017/04/Pengertian-Struktur-Fungs-dan-Jenis-Neuroglia-adalah.html
Glia memiliki bentuk lebih kecil namun lebih banyak daripada neuron. Terdapat banyak macam dan tiap-tiap macamnya memiliki fungsi yang berbeda. Namun secara garis besar, glia berfungsi untuk membantu sel saraf bekerja.


Mikroglia, sel kecil yang menjadi bagian dari sistem imun. Menghilangkan komponen air, virus, dan jamur dari otak. Mereka menyebar ketika otak mengalami kerusakan.

Oligodendrosit berfungsi membentuk selubung mielin untuk otak dan saraf tulang belakang, sementara Sel Schwann membentuk selubung mielin di sekeliling tubuh dan melindungi akson vertebrata tertentu.

Radial glia mengarahkan neuron yang bermigrasi bersama dengan akson-aksonnya, juga dendrit selama masa perkembangan embrio.



SAWAR DARAH OTAK

Meskipun otak membutuhkan nutrisi seperti organ lainnya, ada beberapa unsur kimia dari darah yang tidak dapat menembus ke otak (Hagenbuch, Gao, & Meier, 2002).

Mengapa kita membutuhkan SAWAR DARAH OTAK?
Ketika virus menyerang sel, mekanisme dalam sel mengusir virus melalui membran sehingga imun dapat menemuinya dan membunuh virus maupun sel yang mengandung virus tersebut.

Blood Brain Barrier atau Sawar Darah Otak memiliki fungsi untuk mencegah bahan kimia yang berbahaya masuk menembus lapisan otak.
FUNGSI Pada keadaan normal terdapat dua sawar yang semipermeabel dan berfungsi untuk melindungi otak dan medula spinalis dari substansi yang membahayakan (Snell, 1992).
Fungsi sawar darah otak adalah melindungi otak dari berbagai variasi subtansi darah, terutama senyawa lokisik.
Fungsi peting sawar darah otak adalah:
1. Fungsi anatomi
2. Fungsi biokimika
3. Fungsi regulasi
1. Fungsi Anatomi Secara anatomis sawar darah otak adalah melindungi otak dari bermacammacam toksin eksogen yang berasal dari darah (Youmans, 1996). Fungsi ini dapat terjadi karena struktur sawar darah otak yang mempunyai tight junction antara sel endotel yang tidak permeabel terhadap molekul berukuran besar (FitzGerald, 1985).
2. Fungsi biokimia Fungsi biokimia untuk transport selektif dari zat-zat, tersusun oleh enzimenzim dalam sel endotel pembuluh darah kapiler otak.
3. Fungsi regulasi Agar dapat mencapai otak, cairan ekstraseluler dari darah harus melewati/menemnbus epitel koroid atau endotel kapiler. Zat dapat segera masuk apabila molekul dapat larut dalam air (plasma) dan membran lipid.

SAWAR DARAH OTAK DAN GANGGUAN NEUROLOGI
1. Kelainan anatomi Kemicterus, adalah suatu kondisi pada neonatus dengan otak (terutama striatum) tampak berwarna kuning. Hal ini terjadi karena penyakit hemolitik pada bayi baru lahir, karena terdapat rhesus incomtabiliti antara kedua orang tuanya.
2. Edem otak Defenisi dari edem otak adalah peningkatan kandungan air di dalam jaringan otak (Gumerlock, 1996).
3. Trauma otak Struktur pembuluh darah serbral dan endotelnya dapat rusak karena trauma, dengan demikian terjadi kerusakan pula pada tight junction (Snell, 1985).
4. Infeksi Target kuman patogen yang menyebabkan ensefalitis adalah endotel sawar darah otak, sedangkan kuman patogen yang menyebabkan meningitis adalah efitel pleksus koroideus.
5. Tumor otak Tumor otak dapat menyebabkan: o Peningkatan permeabilitas sawar darah otak, sehingga albumin dan protein lain dapat melewati sawar darah otak o Pembengkakan jaringan sekitar tumor o Terjadi absorpsi dan pengeluaran cairan dan protein dengan cairan serebrospinal di ventrikel.
6. Penyakit otoimun beberapa penyakit saraf yang disebabkan oleh otoimum seperti, Guillain-Barre Syndrome, motoneuron disease, demyelinisasi polineuropati, terjadi serangan imunologi pada sel endotel mikrovaskuler oleh glikolipid. Secara langsung autoantibodi menyebabkan kerusakan selular yang luas, yang berakibat terjadi peningkatan permeabilitas sawar darah otak
7. Perubahan suhu Dari hasil penelitian diketahui bahwa keadaan iskemik otak, perubahan suhu mempengaruhi permeabilitas sawar darah otak.

Nerve Impulse

simpulkan bahwa jika axon di ibaratkan oleh electronic maka dapat mentransfer informasi sangat cepat bahkan di sebutkan dapat lebih cepat dari kecepatan cahaya, namun mengingat tubuh kita bukan terbuat dari air, dan karbon senyawa bukan kawat tembaga, kekuatan impuls akan membusuk dengan cepat tentunya. Singkatnya ialah sifat impuls konduksi dalam axon akan sangat baik jika di sesuaikan dgn kebutuhan anda. 

Ketika sedang beristirahat, memberan mempertahankan listrik, kemudian neuron di dalam membran memiliki potensi listrik yg sedikit negative dengan luar.Perbedaan tegangan ini disebut potensial istirahat. Dan membrane secara selektif permeable artinya beberapa bahan kimia yang lulus lebih bebas dari yang lain. 


Forces Acting on Sodium and Potassium Ions 

Jika ion bermuatan dapat mengalir bebas melintasi membran, ion membran akan mendepolarisasi. Namun, membran ini permeabel secara selektif. Artinya, beberapa bahan kimia melewatinya lebih bebas daripada yang lain. melintasi saluran membran (atau gerbang) yang kadang-kadang terbuka dan kadang-kadang tertutup.

Comments